Langsung ke konten utama

MUI Kutuk Tindakan Brutal Bashar Assad di Ghouta

Foto: Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas. (Republika).
0SHARES
    
KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras serangan brutal oleh rezim Suriah Bashar Assad di Ghouta Timur. Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas, mengajak masyarakat untuk mengutuk serangan tersebut.
“Kita mendesak Bashar Assad menghentikan tindakan brutalnya,” ujarnya saat dihubungi Kiblat.net, Selasa, (27/02/2018).
Pengurus PP Muhammadiyah itu menilai kekacauan di negara-negara mayoritas muslim akibat ulah negara-negara adikuasa melalui kaki tangannya di negara tersebut.
“Kita menuntut kepada negara-negara adikuasa untuk menghentikan ulah mereka membuat kekacauan di negara-negara yang mayoritas umatnya beragama Islam,” tuntutnya.
Ia mengimbau agar pemerintah Indonesia tidak menghentikan pembelaannya terhadap hak rakyat Palestina maupun Suriah yang terzalimi.
“Saya mengajak Pemerintah Indonesia untuk terus membela hak rakyat Palestina maupun Syria,” pungkasnya.
Sejak lima tahun lalu, rezim Assad telah memblokade Ghouta Timur, sekitar 30 km dari ibu kota Damaskus. Dalam serangan terbaru ke wilayah itu, Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah mengumumkan total orang yang tewas di Ghouta Timur sejak meletusnya revolusi telah mencapai sebanyaka 12.763 warga sipil, termasuk 1.463 anak-anak dan 1127 wanita.
Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dari Perbatasan Suriah, Relawan ACT Laporkan Militer Masih Gencar Serang Warga Sipil

Foto: Tim SOS ACT menggelar konpers melalui Skype kepada wartawan yang hadir di Menara 165, Jakarta. 0 SHARES         KIBLAT.NET , Jakarta – Dalam jumpa pers Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Menara 165, Cilandak, Jakarta Timur, Relawan ACT, Rahardiansyah melakukan siaran langsung menggunakan Skype dari Kota Pengungsi, Reyhanli Turki kepada wartawan. Rahadiansyah, Koordinator Tim SOS ACT Suriah XIV, mengungkapkan bahwa ia bersama seorang rekan yang diberangkatkan ke Ghouta Timur, Suriah sudah tiba di Reyhanli, perbatasan Turki Suriah pada Ahad (25/02/2018) sore. Kedatangan mereka beriringan dengan suara mortir yang ditembakkan rezim Assad ke warga Suriah. “Kami Tim SOS ACT kemarin sore sudah tiba di Reyhanli, tepatnya di perbatasan dekat Idlib. Kami kemarin juga mengunjungi salah satu perbatasan di Idlib karena penduduk Turki tidak mengizinkan kita untuk masuk, dan para pengungsi juga tidak diperbolehkan lagi untuk masuk ke Gho...

DKK PBB Serukan Gencatan Senjata 30 Hari di Suriah

Global   DKK PBB Serukan Gencatan Senjata 30 Hari di Suriah   25 Februari 2018   Teguh    0 Komentar 6 ​FAKTAKITA.NET  |  Dewan Keamanan PBB pada hari Sabtu mengadopsi sebuah resolusi yang menyerukan gencatan senjata 30 hari di Suriah “tanpa penundaan”, demikian lansir Anadolu (25/2/2018). “Semua pihak [harus] menghentikan pertikaian tanpa penundaan dan berkomitmen untuk memastikan jeda kemanusiaan yang tahan lama selama setidaknya 30 hari berturut-turut di seluruh Suriah untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan dan layanan kemanusiaan yang aman, tanpa hambatan dan berkelanjutan serta evakuasi medis orang sakit dan terluka parah di sesuai dengan hukum internasional yang berlaku, “kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan. Resolusi tersebut menyerukan evakuasi medis 700 orang, terutama di daerah pinggiran Gharsa di Damaskus terpencil. Ini juga menuntut gencatan senjata di kota-kota Suriah Yarmouk, Al-F...